Manajer Sheffield United, Chris Wilder, memberikan pujian tinggi kepada Coventry City setelah timnya kalah dari anak asuh Frank Lampard di Bramall Lane. Meskipun Sheffield unggul lebih dulu melalui peluang Harrison Burrows di awal babak kedua, Coventry segera membalas. Haji Wright mencetak gol liga ke-14-nya musim ini, disusul sundulan Jack Rudoni lima menit kemudian untuk membawa tim tamu unggul.

Wilder menekankan bahwa timnya tampil baik selama 90% pertandingan, namun lima menit kelengahan menjadi penentu dua gol Coventry. Ia mengakui bahwa penampilan timnya seharusnya cukup untuk meraih kemenangan, tetapi hasil akhir tetap berpihak kepada Sky Blues. “Ketika Anda bermain sebaik yang kami lakukan malam ini, Anda harus memenangkan pertandingan, dan kami belum melakukannya,” ujar Wilder.
Menurut Wilder, performa Coventry menunjukkan kualitas mereka sebagai calon kuat promosi ke Liga Premier. Ia mendoakan yang terbaik bagi Lampard dan timnya, menegaskan bahwa mereka akan menjadi tim yang bersinar musim depan di kasta tertinggi Inggris.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Lampard Tegaskan Konsistensi Tim
Frank Lampard menekankan bahwa kemenangan atas Sheffield United tidak membuat timnya lengah. Coventry kini unggul lima poin di puncak klasemen Championship, meskipun sempat tergeser oleh Middlesbrough awal bulan ini. Lampard menyebut kemenangan ini sebagai bukti bahwa timnya memiliki berbagai cara untuk menaklukkan lawan.
“Ketika Anda memenangkan pertandingan seperti malam ini, rasanya sama bagusnya seperti kemenangan indah di laga lain. Liga ini sangat menantang, jadi kita harus tetap fokus,” ujar Lampard. Ia menambahkan pentingnya menjaga ketenangan dan kerja keras, sambil memastikan skuad mereka hampir sepenuhnya bugar.
Momentum positif Coventry, dengan tiga kemenangan beruntun terakhir, menunjukkan bahwa mereka serius mengejar promosi ke Liga Premier untuk pertama kali dalam 25 tahun. Lampard menegaskan, timnya tidak akan berhenti, karena setiap pertandingan di Championship selalu menghadirkan tantangan baru.
Baca Juga: Kai Havertz Terancam Absen di Derbi London Utara, Arsenal Dihantam Badai Cedera
Keputusan Wasit Jadi Sorotan

Wilder juga mengkritik keputusan wasit yang dinilainya merugikan Sheffield United. Dua penalti dan kartu kuning untuk pemain pengganti Coventry dianggap memengaruhi hasil pertandingan. Femi Seriki terjatuh akibat tekel Ephron Mason-Clark, sementara Tyrese Campbell mendapat kartu kuning setelah insiden dengan Bobby Thomas.
“Menurut saya, ketiga wasit tidak tampil bagus malam ini. Keputusan itu bisa memengaruhi jalannya pertandingan, tetapi tidak menghapus fakta bahwa kedua tim menunjukkan kualitas istimewa,” kata Wilder. Ia tetap mengakui keunggulan Coventry dan Lampard, meski hasil pertandingan kontroversial.
Wilder menegaskan, insiden wasit tidak mengurangi apresiasinya terhadap permainan yang ditunjukkan kedua tim. Baik Coventry maupun Sheffield memiliki kualitas yang menonjol, tetapi pada akhirnya hasil berpihak kepada tim tamu.
Harapan untuk Liga Premier
Kemenangan Coventry atas Sheffield United menegaskan ambisi mereka di Championship. Dengan Lampard di pucuk kepemimpinan, tim ini diprediksi akan bersinar dan menjadi pesaing kuat promosi ke Liga Premier. Wilder percaya performa Sky Blues menunjukkan kombinasi strategi, kualitas pemain, dan mental juara yang diperlukan untuk sukses.
Lampard menekankan pentingnya konsistensi dan fokus untuk mempertahankan posisi puncak. Sementara Wilder mengakui kualitas tim lawan, ia tetap optimistis mengenai potensi Sheffield United dalam sisa musim. Pertandingan ini menjadi bukti bahwa Championship penuh kompetisi sengit, dan tim yang disiplin serta terorganisir memiliki peluang besar untuk meraih sukses.
Coventry kini menjadi tim yang patut diwaspadai di Championship, dengan performa impresif dan kepemimpinan Lampard yang matang, mempersiapkan mereka untuk bersinar di Liga Premier musim depan. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di sportinghave.com.
